KONGRES KEBUDAYAAN INDONESIA 2018 – 5 & 9 DES 2018

Selamat  pagi,  kami ‘Griya Peni-Mbatik Yuuuk’ mewakili ‘Wastra Indonesia’  berterima kasih atas dilibatkannya kami di acara Kongres Kebudayaan Indonesia 2018 pada tanggal 8 dan 9 Desember 2018.

Pada kesempatan ini Dr. Ir. Indra Tjahjani berbagi tentang, apa yg sebenarnya disebut BATIK,

Batik adalah suatu proses  mewarnai kain, setelah pola atau motif yang diinginkan dirintangi/ditutup dengan lilin malam (wax) agar saat di celup zat warna motif yang direncanakan akan terlihat indah & menarik.

Batik di Nusantara terbagi atas 2 bagian besar, Batik Pedalaman ( Batik dari Yogyakarta dan Solo) dan Batik Pesisir (Batik yang berasal dari kota-kota yang berada di Pesisir Utara pulau Jawa, seperti Cirebon, Indramayu, Pekalongan. Lasem, Tuban dan lain-lain,

Berdasarkan Penelitian Mandiri Dr.Ir. Indra Tjahjani, dibalik Ragam Hias Batik terdapat makna yang mendalam, karena Batik Tulis dibuat dengan ‘Rasa’ dan ‘Doa’. agar saat dipakai seseorang ia memperoleh berkahnya.

Berikut liputan NET TV saat kegiatan, dalam kegiatan ini Griya Peni-Mbatik Yuuuk beserta salah satu sahabatnya  memperagakan cara menenun Kain Tenun Sumatera Barat.

https://www.youtube.com/watch?v=L9jdZ0lZ1Js

BERBAGI tentang FILOSOFI BATIK dibalik RAGAM HIAS BATIK
contoh kain batik hasil akulturisasi etnik JAWA dan etnik TIONGHOA
Pemakaian sarung dengan kepala bermotif tumpal ini seharusnya dipakai di bagian tengah muka., bukan di samping.
Penggunaan Canting Cap masih memakai lilin malam, masih disebut BATIK

Tengok juga Instagram Mbatikyuuuk Workshop https://www.instagram.com/p/BrJd68JADV8/

juga link berikut ini : SERUUUU

https://www.instagram.com/p/BrMWXkgAg_f/

HARI KEDUA : Pada tanggal 9 Desember 2019 kami masih berada di lokasi workshop di Kongres Kebudayaan Indonesia 2018 , dapat dilihat diliput Net TV Life Report, berikut https://www.youtube.com/watch?v=d6dPfEB8Np

Memakai kain dengan proses pewarna alam, motif WAHYU TUMURUN, yang mempunyai makna semoga Allah merestui perjalanan karier ini
Motif Sido Mukti yang seringkali dipakai oleh Pengantin, karena filosofi yang terkandung dibalik ragam hiasnya adalah semoga rumah tangganya selalu bahagia dandalam lindungi Allah swt
Motif Truntum biasa dipakai oleh orangtua kedua pemgantin, karena motif ini menyimbolkan kasih sayang orang tua tak akan pernah berhenti
Motif Udan Liris mempunyai makna keseimbangan dan apabila menjadi pemimpin haruslah bijaksana
Batik HOKOKAI 1942-1945 adalah desain kain yg memperoleh pengaruh dari motif yang ada di Jepang
Motif Mega Mendung dari Cirebon pengaruh dari etnis Tionghoa sangatlah kuat, maknanyapun adalah kebijaksanaan.
Peserta termuda
Putri dari bapak ibu Khayatun
KAUS informasi tentang berbagai Ragam Hias Batik


SALAM LESTARI