TUBAN (EASTJAVA – NORTH COASTAL AREA) BATIK WORKSHOP ON GEDOG (TRADITIONAL WOVEN) with MBATIKYUUUK HERITAGE WALK

TUBAN  is located in the North Coastal area of East Java.

Its the only place that produce Gedog, traditional woven fabric; The word Gedog came from the sound of the woven tool – Gedog fabric surface is rough not as smooth as ‘mori’ (mori is fabric that usually use for making a piece of ‘Kain Batik’)

The  Tuban motif mostly influence by the Chinese in the past; The Chinese came to Nusantara for trading, they brought ceramic plates and bowl and also silk with Hong or Phoenix bird pattern; Sometimes with Chrysantemum flowers (or Seruni in Indonesian), therefore, most of the Batik  Tuban pattern using ‘Hong’.

to know more about Gedog fabric, please see this link :

 http://www.eastjavatraveler.com/?p=2733

23.TUBAN WORKSHOP BU BENYAMINwaxing by MRS BENYAMIN finishing by Mrs Uswatun (tutor)

Waxing by Mrs Anik IT finishing by Mrs Uswatun (tutor)

waxing by Mrs Elfi finishing by Mrs Uswatun (tutor)

waxing by Mrs Hesti finishing by Mrs Uswatun (tutor)

waxing by Mr Alvian finishing by Mrs Uswatun (tutor)

Waxing by Mrs Indra Tj finishing by Mrs Uswatun (tutor)

waxing by Mr Basuki finishing by Mrs Uswatun (tutor)

waxing by Mrs Tika finishing by Mrs Uswatun (tutor)

Here attached location map, of  Kecamatan Kerek the place  of  Batik  in Gedog (traditional woven fabric) workshop

BATIK ON WOOD OR FABRIC WORKSHOP – MARCH 4, 2012

THE WORKSHOP WILL BE HELD IN MUSEUM BANK MANDIRI (MBM) AT OLD CITY OF JAKARTA (OR BATAVIA, IN THE DUTCH ERA)

SUNDAY, MARCH 4, 2012 @ 10-12 AM

Hand-drawn  Batik using Canting :

- handkerchief 25×25 cm           @ Rp.   85.000

- scarf      105x 25 cm                   @ Rp. 155.000

- Wooden cat                                   @ Rp. 100.000

PLEASE REGISTERED & TRANSFER PRIOR D-DAY

SEND YOUR TEXT MESSAGE TO 0811 1683 98, THANK YOU

BATIK – workshop & sharing SUNDAY, 5 FEB 2012@ MUSEUM BANK MANDIRI -Kota Tua JAKARTA

MARI MEMBATIK BERSAMA KAMI, MBATIK YUUUK tim

SHARING KNOWLEDGE tentang BATIK dari berbagai daerah dan FILOSOFI dibalik tiap ragam hias

membuat Batik Cap

membuat Batik Tulis dg Canting

membuat Batik Cap dan tulis

- UKURAN : saputangan            @ Rp.   85.000

scarf 105x 25 cm  @ Rp. 155.000

kaos                          @ Rp. 175.000

membuat Batik diatas KUCING KAYU

- JENIS : kucing berdiri sendiri @ Rp. 100.000

kucing kecil sendiri      @ Rp.   80.000

kucing kecil sepasang (bisa di Batik oleh 2 orang) @ Rp 140.000/pasang

ditunggu

http://www.youtube.com/watch?v=gVrlD4_dDYA

TERIMA KASIH atas dukungannya terhadap PELESTARIAN WARISAN BUDAYA

Kami atas nama Mbatikyuuuk Heritage Walk menyampaikan terima kasih kepada SAHABAT-SAHABAT yang telah mendukung kegiatan Penelusuran Sejarah Kedatangan Bangsa Tionghoa ke Nusantara dan Warisan Budaya berupa Batik Pesisir, mulai dari Dusun Phodek , Desa Rang Perang Daya,Kecamatan Proppo,Kabupaten Pamekasan- Madura kemudian lanjut menelusuri kedatangan bangsa Tiongkok ke Tuban dan mendirikan Klenteng Kwan Sing Bio ditepi laut. Perjalanan dilanjutkan ke Desa Kedungrejo. Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban, untuk mengenal proses pembuatan kain khas Tuban yang dinamai Kain Gedog  yang di Lestarikan oleh Ibu Uswatun (generasi ketiga dari pembuatan kain Gedog yang sudah langka) dan kita mencoba membatik di kain Gedog, selanjutnya perjalanan dilanjutkan ke Desa Setunjung, Kelurahan Karas Jajar, Kecamatan Pancur, Kabupaten Rembang untuk mengenal lebih dekat kehidupan para pembatik tradisional dan melihat bagaimana pengusaha Batik di Kecamatan Lasem memberdayakan masyarakat setempat. Malam harinya kita menginap disebuah Hotel yang sangat menarik karena mempunyai restaurant yg masih ber Arsitektur Cina Kuno yang menjadikan kebanggaan pemerintah daerah Rembang.

Perjalanan kita lanjutkan, masih menelusuri perjalanan Kapten Ceng Ho ke wilayah Nusantara, dan kemudian berhenti di pantai Semarang sekarang karena jurumudinya sakit, dan beliau membuatkan Klenteng  bagi jurumudinya yg kemudian dikenal dengan nama Klenteng Sam Poo Kong.  Kita juga sempat makan siang di Cabe Ijo dan membeli Lumpia Mataram di jalan Gajah Mada kemudian kita masih membeli oleh2 di Pandanaran dan menutup perjalanan kita di Lawang Sewu.

Terima kasih Sahabat, sampai jumpa lagi diperjalanan berikutnya.

Salam,

Bu Indra Tj – Creator dan Motivator